Jumat, 14 Januari 2011

botol kecap, sumbu dan bensin!!!!

sekarang atau nanti,
demokrasi hanya akan membawa kita pada arus konsumsi tinggi barang barang industri
sore atau pagi, gerai gerai mereka terbuka tanpa spasi
nyata atau imajinasi mereka mengerat tanpa pilih lubang kompromi
sekarang kami mengantri, diujung ikhtiar pembebasan alakadarnya
diujung moncong globalisasi dan tuhan kapitalis sebagai berhala
dan kami kafirnya
saat asap-asap pabrik meludahi sawah ladang pribumi
menjadikannya sudut gelap kuburan masal anak negeri
dengan iming-iming kemajuan dan bla bla bla
kalian rubah kampung kami laksana suaka marga satwa

ketika hampir habis cadangan air kita diminum AQUA
hingga tampungan air dirumah kita seperempatnya hanya udara
amerika, cina, sudahlah...
kalian sudah cukup kaya
berhentilah menjadikan kami pabrik-pabrik produsen air mani kalian
lupakan pasar bebas, kemampuan kami masih terbatas
kebijakan kalian membuat kami berhari-hari menghela nafas
pemerintah kami memang terlalu baik hati pada luarnegri
tapi menganggap anak tiri rakyat sendiri


masih dengan duka yang mendalam dari jogja yang dipaksa menyudahi monarki
dari kebijakan yang keluar dari mulut SBY yang bau tai
jangan mau dikerdilkan
rapatkan kepalan
lempar molotov sekali lagi kawan!!!!!



Tidak ada komentar:

Posting Komentar