Selasa, 25 Januari 2011

TUBUH

dan saya harus menghabiskan buku-buku setebal batu bata
dan tekanan tugas yang takan rampung dalam 7 kali makan malam
selama 5 tahun!!!!!
dibesarkan dengan gaya patriot para dosen
sebagai sumur yang kita timba dengan
ilmu sabar dan lapang dada harus melebihi 4 lapangan sepak bola
dan dipabrik bernama kampus ini
kita dikemas menjadi manusia cepat saji
menjadi komoditi yang siap dijual pada bos-bos
diruang kerja berbasis pasar bebas
disini ditengah parodi yang hampir kehilangan jenakanya
disaat masalah terselesaikan tanpa masalah
hanya selogan disetiap papan nama pegadaian
dan bisik modernitas mengkerangkai tubuh dipematang jalan-jalan kota
semboyan sederhana telah kadaluarsa
dimakamkan secara masal dalam satu lubang dengan budaya lokal
hidup tak lagi bicara soal haram halal
semua tergantung bagaimana kita menikmatinya
sebelum layar ini pecah karena badai matahari
atau karena sumber kehidupan telah habis dan ini harus kugadaikan
kepada yang berdaulat menyutradai jaman

Sabtu, 15 Januari 2011

Melarat hari ini


Hormat kami, kepada para saudagar lumbung pengerat harta kami
Dengan surat naas ini kami memohon dengan doa yang tak lazim
Hadirilah, upacara akbar, pemakaman saudara kami
Yang tempo hari kalian lindas dengan kendaraan berat  lapis biadab dalam pesta penggusuran teras rehat kami
Yang tempo hari kalian seret kedalam kolong truk dalam rangka program kota berseri ajakan bapak mentri
Yang beberapa hari lalu kalian tolak saat kami butuh jamu untuk dia yang sekarat
Dan kini berenkarnasi jadi mayat
Dan sodara kami yang sampai hari ini makan nasi, aroma basi dengan lauk sisa ijakan kaki dan penyedap rasa  tengik terasi
Dengan hormat, dan dengan mata merah iritasi debu pabrik anda para investor sahabat pemerintah
Hadirilah dipemakaman ini, diseberang gedung MCD , dengan  lalat dan tanah campur sampah
Silahkan bawa sanak sodara dan istri kedua serta ketiga
Supaya mereka tahu
Setiap helai benang dibaju dan sepatu
Ada harta yang kalian rampas dari tangan kami!!
dan kalian tukar dengan transaksi sampah, rumah kardus, dan diskriminasi..